Friday, April 27, 2012

Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

Pertumbuhan ekonomi merupakan perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabka barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah da kemakmuran masyarakat meingkat. Dalam setiap tahunnya kemampuan suatu negara menghasilkan suatu barang dan jasa meningkat, dan hal ini disebabkan oleh faktor produksi yang selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. 

Pada negara-negara berkembang pertumbuhan ekonomi yang di dapat ternyata dibarengi dengan munculnya permasalahan makro ekonomi. Pertumbuhan ekonomi secara singkat merupakan proses kenaikan output dalam jangka panjang. 


Dalam 10 tahun terahkir (1998-2008), pembagunan diIndonesia mengalami kemajuan yang signifikan begitu pula denga pertumbuhan ekonominya. Pada SBY tampil sebagai Presiden, tahun 2004, pertumbuhan ekonomi naik pesat menjadi 5.1 persen. Dan tahun 2008 diproyeksikan sebesar 6,4 persen. Cadangan devisa yang semula 33.8 miliar dolar AS, pada tahun 2008 naik menjadi 69.1 persen.
Tingkat kemiskinan juga terus berkurang. Pada tahun 1998, angka kemiskinan mencapai 24.2 persen. Pada masa awal Presiden SBY, tingkat kemiskinan ini turun menjadi 16.7 persen. Dan pada 2008 tinggal 15.4 persen dari total penduduk Indonesia.
Utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF) dipangkas habis pada masa pemerintahan SBY. Tengok saja, pada tahun 1998, utang Indonesia kepada IMF sebesar 9.1 miliar dolar AS. Pada tahun 2006, dua tahun setelah memimpin Indonesia, Presiden SBY berhasil melunasi seluruh utang kita sebesar 7.8 miliar dolar AS.
(sumber:   http://www.presidenri.go.id/index.php/indikator/)

Sektor industri memberikan kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi nasional dalam 5 tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga di dorong oleh faktor eksternal.